“ Artinya inikan inkonstitusional, menjalankan kegiatan tanpa sepengetahuan pengurus resmi,” jelas Andi
Andi juga mempertanyakan latarbelakang Endang Dwi Socowati dan kiprahnya di organisasi kepemudaan.
“ Siapa itu Dewi, dari OKP mana hingga latar belakang organisasi kepemudaannya apa, Kok tiba -tiba mendapatkan caretaker untuk menggantikan Banjar Ahmad. Dan ini kita anggap sudah menyalahi aturan yang fatal,” Kata Andi
Paska pembubaran yang dilakukan pihak kepolisian, Andi menyebut beberapa OKP telah menyatakan mundur dari kegiatan musda tersebut.
“Hasil Penolakkan itukan sudah kita lihat kemarin dan menimbulkan kondisi yang tidak kondusif dikalangan Pemuda di Kepri, Sehingga melalui kacamata intelegent kepolisian akan menimbulkan perpecahan dan Polisi telah membubarkan, adapun sebagian teman-teman dari OKP telah menyatakan mundur dan tidak mengikuti proses itu lagi,” Tegasnya.
Fatalnya lagi, kata Andi, sebelum menggelar musda, Dewi telah mencarateker kepengurusan Provinsi dan Kabupaten/kota Se-Kepri, sehingga menkanisme musda pemilihan yang dilakukan oleh carateker dianggap tak sah.
“ Salahsatu syarat untuk maju menjadi ketua KNPI Kepri itu harus rekomendasi sedikitnya satu DPD KNPI tingkat ll defenitif, nyatanya versi Dewi kan sudah mengkaratekerkan kepengurusan,” lanjut dia
Andi pun berjanji akan mencari tau siapasaja OKP ataupun pihak-pihak terlibat yang mengikuti musda itu. Apalagi Andi menyebut bahwa kegitan itu tidak dibekali izin dari pihak kepolisan.
“ Kami akan mencari tau siapa saja OKP yang terlibat, apakah mereka terdaftar dibawah naungan KNPI pusat. Kalaupun ada yang melakukan penyalahgunaan nama organisasi, kami akan laporkan ke pihak berwajib,” ancam Andi.
Halaman selanjutnya…
