Tanjungpinang, Owntalk.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengundang seluruh awak media dan melakukan klarifikasi terkait pemberitaan sebuah media asing Singapura yang menyatakan Kepri menunda pelaksanaan Travel Bubble.
Ansar menegaskan tidak pernah menyatakan penundaan pelaksanaan travel bubble atau gelembung perjalanan antara Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Singapura.
Menurut dia, pemberitaan tersebut tidak benar dan perlu diklarifikasi dengan segera. Pembahasan travel bubble tersebut sudah cukup panjang dan situasi pandemi Covid-19 di Kepri juga sudah jauh lebih baik, sehingga sudah waktunya dibuka kembali pintu-pintu pariwisata yang ada.
“Kita luruskan berita itu. Presiden sudah menyatakan bahwa akan segera membuka kran turis asing, baik di Bali maupun di Kepulauan Riau. Dan lebih detilnya nanti akan ditentukan oleh Pemerintah Pusat dimana saja yang didahulukan,” kata Gubernur.
Baca Juga :
- Krisis Air Tanjung Piayu Laut Berlarut-larut, Senator Ria Saptarika Desak Pengelola Air Batam Segera Ambil Tindakan
- Kodim 0317/TBK dan Pemkab Karimun Perkuat Sinergi Percepat Program Pembangunan Daerah
- Empat Koperasi Merah Putih di Karimun Tuntas Dibangun, Pemkab Kejar Penyelesaian 20 Titik Prioritas
Pemprov Kepri sendiri sudah dua kali melakukan zoom meeting bersama Menteri Perhubungan dan berbagai Kementerian dan Lembaga terkait untuk mendiskusikan terkait berbagai rekomendasi untuk persiapan Kepri sebagai pilot project akan dibukanya jalur wisatawan mancanegara di Bali dan Kepulauan Riau.
Baca Halaman Selanjutnya…
