Medan, Owntalk.co.id – Baru-baru ini media sosial di hebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang warga binaan Lapas Tanjung Gusta Medan mengalami luka lebam di bagian punggung.
Luka lebam yang dipertontonkan itu diduga berasal dari perlakuan oknum sipir.
Dalam keterangan video sekilas menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di dalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan.
Dimana para sipir meminta sejumlah uang kepada warga binaan jika ingin keluar lapas dan apabila tidak diberikan maka mereka akan dianiaya.
“Buka lagi, buka lagi,” ujar si perekam yang menyuruh korban untuk membuka bajunya.
Baca Juga :
- Optimisme UMKM Naik Kelas, Pemko Batam Bidik Pasar Internasional Lewat Bazar PKK
- Amsakar Achmad Serahkan Bantuan Tunai untuk 4.000 Lansia di Batam
- Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Hang Nadim Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Pusara Bhakti
Sambil meringis kesakitan ia melihatkan tubuh bagian belakangnya yang diduga karena pukulan.
“Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas I Medan. Kami bukan binatang, kami manusia pak,” katanya.
Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung Gusta Erwedi Supriyatno pun membenarkan bahwa vdeo tersebut direkam di Lapas Tanjung Gusta, pada Sabtu 18 September 2021.
Atas kejadian tersebut pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu diketahui Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) sedang melakukan investigasi internal terkait dugaan penganiayaan.

