Batu Bara, Owntalk.co.id – Melalui keterangan warga Desa Kwala Gunung yang sebagian besar kelompok tani ini, bahwa salah satu keluhan warga adalah saluran irigasi yang mengaliri 7 desa di 2 kecamatan mengalami banyak permasalahan seperti, kebocoran dan kurang tingginya saluran irigasi ke lahan persawahan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Batu Bara, Zahir bersama anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Darius meninjau lokasi DAM irigasi primer dan saluran irigasi skunder di beberapa tempat, Selasa (24/8/2021).
Seperti di sungai Jintan, Desa Kwala Gunung ada DAM irigasi yang mengaliri 7 desa di 2 kecamatan, yakni Desa Kwala Gunung, Air Hitam, Simpang Dolok, Lubuk Besar di Kecamatan Datuk Lima Puluh.
Kemudian, DAM irigasi ini juga mengaliri Desa Pasir Permit, Pematang Panjang dan Gunung Bandung di Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Baca Juga :
- Limbah Berbau Hantui Pantai Nongsa, Suryanto Minta DLH Batam Perketat Pengawasan
- Wartawan Diancam Saat Mengambil Foto Parit Menguning di Depan PT Arjuna Logam Industri
- H-7 Lebaran, DPRD Batam Ingatkan Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu
DAM irigasi ini mengaliri areal persawahan seluas 1.214 Ha untuk 7 desa tersebut.
Untuk itu, ia menegaskan, akan memperbaiki DAM irigasi yang dalam kondisi rusak.
“Setelah diperbaiki kebocorannya, kemudian akan dilihat kembali. Jika air masih tidak sampai ke hilir, maka tinggi bangunan saluran irigasi akan ditambah, disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” pungkasnya. (Bolon)

