Jakarta, Owntalk.co.id – PT Hero Supermarket Tbk baru saja mengumumkan akan menutup seluruh gerai Giant pada akhir Juli nanti.
Patrik Lindvall, Direktur Utama PT Hero Supermarket Tbk mengatakan, alasan ditutupnya gerai Giant karena perusahaan akan memfokuskan bisnis ke merek yang memilki potensi tumbuh yang lebih tinggi, seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.
“Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global,” jelas Patrik lewat rilis
Hero Group juga dikabarkan akan mengubah beberapa gerai Giant menjadi IKEA dan juga menjadi gerai Hero Supermarket.
Baca Juga :
- Tindak Lanjuti Arahan DPP, Waka I DPRD Batam Aweng Kurniawan Gelar Gerakan Indonesia ASRI
- Semarakkan Hari Jadi Kepri Ke-24, DPRD Kepri Salurkan Bantuan Sembako bagi Veteran di Karimun
- Resmi Dilantik, Susanna Pimpin Politeknik ‘Aisyiyah Batam Periode 2026–2030
Menurut Patrik, hingga saat ini sektor yang diramalkan memilki potensi yang tinggi untuk bertumbuh ialah sektor peralatan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta keperluan sehari-hari untuk kelas atas.
Dengan prediksi demikian, perusahaan menargaetkan akan menggandakan empat kali lipat jumlah gerai IKEA dibanding 2020.
“Serta membuka hingga 100 gerai Guardian baru hingga akhir tahun 2022. Kami juga akan memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis kami. Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan,” kata Patrik. (Ir)

