Batam, Owntalk.co.id – Puluhan pekerja hiburan malam di Kampung Bule, Nagoya menggelar aksi protes kepada petugas saat akan menggelar razia prokes di beberapa tempat hiburan malam tersebut. Kamis, (6/5/2021).
Mereka menuduh petugas pilih kasih dalam menetapkan jam operasional untuk tempat hiburan malam.
Mereka menyebutkan, dibeberapa tempat, Petugas seperti tak berani menggelar razia dan menetapkan jam operasional untuk hiburan malam.
” Misal di Harbourbay dan Foodcourt Pasifik bebas-bebas aja,” sebut salahsatu dari mereka.
Baca Juga :
- Dari Awal Bekerja, Andi Klaim BPJS Kesehatan Baru Dibuat Oktober 2025 oleh PT Ghaniyyah Indoteknik Maritim
- Warga RT 05/RW 17 Telaga Rindu Gelar Bakti Sosial Sambut Ramadhan, Semenisasi Jalan dari Swadaya Masyarakat
- Pererat Silaturahmi Perantau Sulawesi Utara, Kawanua Kepri Siap Gelar Muswil dan Musda Serentak Akhir Maret 2026
Aksi menghadang petugas yang digelar dini hari itu didominasi oleh wanita. Rata-rata dari mereka membawa kertas bertuliskan ” Pengusaha dan Pegawai Kampung Bule, SEKARAT”
Bahkan beberapa dari mereka menyebutkan, bukan hanya pekerja saja yang menggelar aksi protes kepada petugas itu, tapi ada juga pengusaha di kampung bule yang ikut dalam aksi tersebut.
” Ini gerakan bersama, semua kita sedang sulit, petugas jangan pilih kasih,” lanjut mereka. (***)

