Kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau, adakalanya diganggu oleh ulah sekelompok kecil warga yang tidak bertanggungjawab. Namun pada umumnya, umat masyarakat sudah semakin sadar, bahwa agama dan kesukuan tidak boleh dijadikan sekat dalam memajukan suatu negeri. Apalagi, potensi Kepualaun Riau yang sangat besar dari sisi geografis, sumber daya alam, dan pengembangan jaringan industri regional.
Dalam membangun Kepri, umat Kristen harus berusaha menjalin hubungan baik dengan semua kalangan, sehingga sesama anak bangsa mengembangkan potensi dan kekuatan di bidang masing-masing. Semua agama dan kelompok yang ada di Kepri, perlu terus mengembangkan rasa bangga sebagai warga Kepri, memiliki jiwa patriotis dalam bingkai persatuan Indonesia.
Dalam era keterbukaan seperti saat ini, umat Kristen sebagai bagian dari umat beragama di tengah masyarakat, harus menunjukkan sejatinya KEPEDULIAN nyata di tengah masyarakat Kepulauan Riau. Sebab, Kepri sebagai bagian dari negara Indonesia, masih memiliki banyak peluang mengembangkan sosial ekonomi untuk kesejahteraan serta kemakmuran.
Topik-topik pembahasan dalam diskusi menyangkut peranan umat Kristen secara umum, peranan sosial, peranan politik, serta peranan dalam dunia usaha serta pengembangan sumberdaya manusia. Meningkatkan pendidikan dan peran serta umat Kristen, serta membuka diri terhadap berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat, merupakan sebuah keniscayaan.
Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan-gagasan segar, untuk mengembangkan potensi umat Kristen khususnya, serta potensi segenap masyarakat pada umumnya, untuk menciptakan masyarakat yang maju dan berdaya, menghadapi era keterbukaan informasi dan teknologi. (***)