banner 728x90

Buat Media China Heran! Xiaomi di Black List Amerika

Jakarta, Owntalk.co.id – Pada Januari lalu, yang dimana pada saat itu Donald Trump masih menjadi presiden Amerika Serikat (AS). Memasukkan Xiaomi yang merupakan perusahaan teknologi China kedalam daftar hitam atau black list negaranya.

Atas terjadinya hal tersebut pun membuat media China terheran-heran. Xiaomi dicekal kerena disebut-sebut memiliki relasi dengan militer China. Tudingan yang sebellumnya sudah dibantah oleh pihak Xiaomi.

Wall Street Journal sebelumnya sempat menyampikan alasan sebenarnya dari di black list nya Xiaomi ini. Dikatakan Xiaomi dicekal karena penghargaan yang diberikan Kementerian Industri dan Informasi Teknologi China (MIIT) kepada pendiri Xiaomi Lei Jun.

Kementrian Pertahanan AS menyampaikan bahwa China bekerja sama dengan bisnis swasta dibawah program “fusi sipil-militer” untuk menciptakan teknologi yang dapat militer gunakan.

Fusi sipil-militer sendiri merupakan pengembangan industri pertahanan atau studi perbandingan AS, Tiongkok, dan India. Dan rpogram tersebut diatur oleh Kementerian Industri dan Informasi Teknologi China (MIIT).

Global Times yang merupakan salah satu media pemerintah China, merasa heran dengan dimasukkannya Xiaomi ke dalam black list oleh pemerintah AS. Mereka juga  berpendapat jika Xiami diblack list hanya berdasar pada penghargaan yang diterima Lei Jun.

Keputusan tersebut dianggap tidak berdasar dikarenakan tidak menyediakan bukti apapun antara hubungan Xiami dengan militer China.

Usai masuk daftar hitam oleh Donald Trump, perusahaan atau pun investor AS yang berinvestasi dengan Xiami kini harus divestasi sebelum tanggal 11 November 2021.

Dikarenakan akibat yang diderita Xiaomi setelah di black list oleh AS, pihaknya menggugat AS pada Februari lalu. Pihak Xiaomi sebut kebijakan tersebut tidak konstutisional dan melanggar hukum.

(Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *