Batam, Owntalk.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali akan melakukan lelang pengelolaan air bersih. Untuk proses pelelangan itu, Kepala BP Batam, Rudi telah menandatangani Surat Keputusan (SK) tim lelang.
Itu artinya, tim lelang akan mulai bekerja mempersiapkan seluruh persyaratan yang akan di minta dari peserta nantinya.
Di kutip dari portal Batam Pos, Ketua Tim Pengendali Teknis Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam, Arham S Torik, beberapa waktu lalu mengatakan, lelang ini bersifat terbuka dan akan ada dua tender.
”Nanti, pengelolaannya di bagi menjadi hulu dan hilir,” katanya di Gedung Marketing Centre BP Batam, Kamis (7/1/2020)
Ia menjelaskan, pengelolaan di hulu dimulai dari daerah tangkapan air (DTA), waduk, hingga instalasi pengolahan air (IPA). ”Sedangkan hilir dari Non Revenue Water (NRW), distribusi air bersih hingga pelayanan,” terangnya.
Dengan pembagian hulu dan hilir, maka BP Batam akan mengadakan dua tender.
”Siapa pun itu (pemenang lelang), tidak boleh kuasai dari hulu
sampai ke hilir. Swasta hanya semata-mata sebagai operator dan pemeliharaan saja,” ucapnya.
Untuk di ketahui, PT Moya Indonesia hanya akan mengelola air bersih selama 6 bulan, terhitung dari 15 November 2020 lalu.
Setelah itu, BP Batam akan mengadakan lelang kembali untuk pengelolaan air bersih.
ATB Ikut Dalam Lelang
Beberapa waktu lalu, Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus menyebutkan bahwa PT ATB akan kembali mengikuti lelang pengelolaan air di awal Januari 2021.
Bahkan dengan optimis, dirinya mengaku PT ATB sangat siap bersaing sehat dengan peserta lainnya.
Berita Ini Juga menarik
- Optimisme UMKM Naik Kelas, Pemko Batam Bidik Pasar Internasional Lewat Bazar PKK
- Amsakar Achmad Serahkan Bantuan Tunai untuk 4.000 Lansia di Batam
- Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Hang Nadim Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Pusara Bhakti
- Lanud Hang Nadim Gelar Pantukhirda Casis Tamtama TNI AU, Saring Calon Prajurit Berkualitas
- Kapolda Kepri Resmikan Rusun Hoegeng di Polresta Barelang
Mempersiapkan lelang tersebut, Maria juga mengaku telah memiliki banyak keunggulan PT ATB yang bisa di paparkan untuk memenangkan lelang tersebut.
Sebagai bocoran, nanti pihaknya akan menunjukkan teknologi baru untuk pencatatan meteran air pelanggan yang akurat dengan nama Automatic Meter Reading (AMR). Teknologi ini di akui bisa mencatat meteran pelanggan secara cepat dan akurat.
Nah, Warga Batam. Setelah pernah menikmati layanan PT ATB selama 25 tahun dan juga sedang merasakan layanan PT Moya saat ini, untuk kedepanya, manakah yang anda unggulkan dalam lelang pengelolaan air bersih di kota Batam. Pilih Moya atau ATB ?
(Ardy)

