Jakarta, Owntalk.co.id – Sebagai manusia bekerja adalah hal wajib yang harus dilakukan untuk kelangsungan hidup manusia itu sendiri.
Dalam bekerja yang diperlukan yaitu keikhlasan dalam hati supaya menghasilkan hal yang baik. disamping itu pula do’a, usaha dan ikhtiar harus dilibatkan.
Adapun konsep kerja dalam Islam dapat diterangkan sebagai berikut :
Manusia merupakan khalifah di muka bumi, Allah SWT menciptakan manusia diberi mandat sebagai khalifah atau wakil Allah SWT untuk mengisi dan mengelola bumi.
Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut dengan baik maka yang harus dilakukan adalah bekerja dengan baik, bekerja dengan baik saja tentu tidak cukup tetapi juga harus dengan semangat yang tinggi.
Tugas kekhalifahan tersebut dikaitkan dengan aktivitas bekerja atau yang kemudian populer dengan etos kerja terdapat pada surat Al – Al a’raf/ 7: 129.
dan kemudia manusia bertugas untuk mengabdi beribadah kepada Allah.
Kalau ibadah syarat diterimanya adalah harus ikhlas maka bekerja karena sebagai ekspresi ibadah juga sudah sewajarnya kalau harus dilandasi dengan hati yang iklas.
Bekerja dengan ikhlas berarti memaksimalkan seluruh potensi dan kemampuan untuk dapat mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan petunjuk Allah SWT.
Dari perspektif ini terlihat bahwa dalam Islam tidak ada istilah pekerja rendahan atau urgensi. Semua bentuk kerja akan dinilai baik tergantung niat dan cara melaksanakannya.
Islam juga mengajarkan bahwa manusia harus memiliki etos kerja. Cara meningkatkan etos kerja adalah:
Pertama, manajemen waktu
Seorang muslim dituntut untuk dapat mempergunakan waktu se-efektif mungkin untuk dapat diisi dengan segala bentuk aktivitas yang baik terlebih apabila sedang mengerjakan suatu pekerjaan.
Berkali-kali kita temukan ayat yang berisi sumpah Allah SWT dengan menggunakan waktu seperti, wal’ashri, wadh-dhuha, wallaili, wannahari, hal ini mengandung pesan bahwa setiap orang yang ingin sukses harus dapat mempergunakan waktu sebaik mungkin. Karena waktu adalah modal terbaik.
Kedua bekerja sesuai bidang dan kompetensinya.
Etos kerja seorang akan terlihat apabila pekerjaan yang dilakukan memang pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan tensinya.
Ketiga, Istiqomah beribadah Mahdlah dan ghairu Mahdlah (sosial ). dalam hal ini pula yang diperlukan dalam bekerja juga harus mempertimbangkan beberapa sikap :
1. Sikap terbuka ( jujur) seseorang tidak akan mungkin memiliki sikap terbuka kalau tidak bersikap jujur terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. karena orang yang bersikap tidak jujur pasti akan berusaha mati-matian untuk menutupi ketidakjujuran nya. Terdapat pada surat al-ahzab/
33:70 dan surah At- Taubah/9:119
2. Sikap adil, untuk menelusuri makna adil dalam aspek akidah untuk menelusuri makna adil dalam aqidah dapat digunakan atonim dari keadilan yaitu kecuali man.Alquran menyebut bahwa syirik adalah keseimbangan yang terbesar, hal ini antara lain disebutkan dalam QS Luqman/31:13 dan Q.s al- naml/27:441

