Jakarta, Owntalk.co.id – Warganet ramai menghebohkan tagar #JanganBeliEskrimAice di sosial media Twitter sejak Senin, 28 September 2020.
Tagar yang menyeret nama perusahaan es krim tersebut lantaran karyawan PT Alpen Food Industry di Bekasi dan Surabaya melakukan aksi karena mengganggap PT Aice sudah menelantarkan para karyawan.
Dalam beberapa tweet, Warganet menuangkan kekesalan karena murahnya harga produk Aice tidak dibarengi dengan ketaatan perusahaan terhadap hukum. Mereka juga menyayangkan buruh hamil yang dipekerjakan di shift malam, kerja berat, bonus dibayar chek kosong, buruh perempuan dieksploitasi, dan dugaan lainnya.
“Pantas murah harga Es Krimnya. Ternyata oh ternyata haha. Modal sedikit, untung banyak. Yah begitulah efek negatif dari kapitalisme. Kasian para buruh, mereka menjadi korban kapitalisme Produk AICE” tulis seorang pengguna akun @likedonjon.
Juni 2020 lalu, PT Alpen Food Industry (AFI) pernah memberi penjelasan terkait murahnya harga produk Aice.
“Pertama adalah karena sejalan dengan visi dan misi Aice yaitu Have An Aice Day. Oleh sebab itu dengan visi dan misi kami ini, kami ingin menjadikan hidup masyarakat lebih indah dengan mengonsumsi produk kami,” ujar Brand Manager Aice Group Sylvana Zhong ketika jumpa pers virtual, Jumat, 26 Juni 2020 lalu. Katanya dalam bisnis es krim ini pihak Aice tidak mengambil keuntungan yang besar.
Ini memang bukan pertama kalinya perusahaan es krim tersebut menerima protes dari karyawannya. Desember 2017 lalu Tirto bahkan sempat menulis Kondisi Kerja Buruh Aice Tak Semanis Iklan ‘Have an Aice Day’. Saat itu sda sekitar 644 buruh dari total 1.233 pekerja yang melakukan mogok sejak awal November lalu karena kondisi lingkungan pabrik yang mengabaikan hak-hak mereka, khususnya mutu kesehatan para buruh.
Terdapat kejanggalan selama pemantauan oleh Owntalk.co.id. Pukul 08.20 WIB tembus 16,4 ribu cuitan. Pukul 12.44 WIB menurun menjadi 15,3 ribu, pukul 13.02 WIB turun lagi menjadi 14,8 ribu, 14.03 WIB tersisa 14,4 ribu tweet. Salah satu warganet bahkan menulis “Kami terpaksa ganti tagar untuk sementara menjadi #JanganBeliEsKrimAice karena sepertinya #boikotaice telah disabotase oleh para pendukung es krim rasa janin keguguran. Jangan gentar, kita lanjutkan perjuangan sampai keadilan buruh dapatkan,” oleh pengguna akun Twitter @Sherrriin. (Ella)