banner 728x90

Tarif Ojek Online di Perkirakan Naik, Kenaikan BPJS salah satu Alasannya

berita terkini batam
(Foto: Owntalk)

Jakarta, owntalk.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, tarif ojek online (ojol) kemungkinan bakal mengalami kenaikan. Namun, kenaikan ini diprediksi hanya terjadi di Jabodetabek.

Selain ojol, taksi online rupanya juga berpotensi mengalami kenaikan.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani mengatakan, kenaikan tarif merupakan usulan sopir atau driver. Pihaknya pun tengah melakukan pembahasan.

“Temen-temen mengusulkan naik, tapi kan saya belum bisa langsung menaikkan nunggu ada pendapat YLKI selaku pengguna temen-temen di situ,” katanya seperti disadur dari sumber detikcom, Minggu (9/2/2020).

Dia bilang, driver mengusulkan naik lantaran tarif taksi online tidak berubah selama 3 tahun. Hal itu juga ditambah dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Pertama sudah 3 tahun dari 2017. Mereka mengusulkan kenaikan dan beberapa komponen tarif misalnya BPJS dia menyampaikan begitu,” paparnya.

Dia mengatakan, persoalan tarif ini baru pembahasan awal. Kemenhub juga akan meminta pandangan Yayasan Lembaga Kosumen Indonesia (YLKI) sebagai perwakilan dari masyarakat.

“Tapi kami masih membahas awal, belum bersama-sama YLKI kami juga sedang akan melakukan, melihat tingkat kemampuan dan kemauan masyarakat,” tutupnya. (detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *